Rekomendasi Spesifikasi PC Arsitek Desain dan Editing

8 min read

Rekomendasi Spesifikasi PC Arsitek Desain dan Editing

Di jaman yang serba digital ini salah satu kebutuhan di dunia Desain dan Editing adalah Komputer. Komputer sebagai salah satu teknologi modern tentu tak dapat lepas dari fungsinya untuk mempermudah pekerjaan manusia. Salah satu bidang yang benar-benar terbantu dengan adanya teknologi komputer yakni desain grafis dan editing multimedia. Apalagi saat ini produk digital yang mempunyai nilai seni grafis 3D dan multimedia tinggi kian diminati.

Aplikasi modern untuk pekerjaan desain grafis dan multimedia seperti AutoCAD, Adobe Photoshop, CorelDRAW, 3Ds Max, Adobe Illustrator, Adobe Flash, Adobe Premiere, GIMP, Inkscape, dan lainnya kian berkembang guna memenuhi kreatifitas yang kian rumit. Pelbagai fitur dan fungsi terus dihadirkan untuk mempermudah pengguna dalam mengkreasikan konten yang menarik.

Jika Anda adalah seorang arsitek atau calon arsitek (misalnya mahasiswa jurusan arsitek) dan sedang butuh laptop untuk kebutuan arsitek, maka Anda datang pada tempat yang tepat. Sesuai judul, artikel kali ini akan membahas rekomendasi laptop untuk para arsitek.

Sebelum ke daftar rekomendasi laptop, perlu diketahui bahwa ada banyak laptop yang berada di pasaran dengan berbagai spesifikasi. Untuk kebutuhan arsitek sendiri, spesifikasi laptop yang dibutuhkan adalah spesifikasi yang lebih tinggi dibanding laptop untuk kebutuhan pekerjaan lainnya.

Pasalnya, arsitek erat kaitannya dengan berbagai pekerjaan merancang bangunan, menggambar, mendesain atau mengolah render 3D. Untuk kebutuhan tersebut, memang diperlukan laptop dengan ciri seperti prosesor kelas menengah ke atas, kehadiran VGA card (bukan pengolah grafis yang ada di prosesor), dan juga layar yang lebih luas.

Untuk mendukung pekerjaan desain grafis dan editing multimedia, diperlukan PC yang mampu menangani komputasi tingkat tinggi. Cuma PC dengan kemampuan produktifitas tinggi saja yang sanggup menanganinya. Program aplikasi untuk desain grafis dan editing multimedia seperti di atas mewajibkan pemakaian komputer dengan spesifikasi di atas standar. Ini bertujuan supaya pekerjaan menjadi lebih gampang dan konten yang dibuat mempunyai nilai lebih.

Kebutuhan layar yang luas erat kaitannya dengan tampilan visual karena seorang arsitek pasti membutuhkan tampilan layar yang luas.

Selain hal tersebut, faktor baterai juga patut jadi acuan lain. Laptop dengan daya tahan baterai yang lebih lama tentu jadi pilihan menarik. Tapi, selain tahan lama, baterai juga harus awet. Untuk hal keawetan, Anda bisa memperhatikan dan merawat baterai laptop jangan sampai cepat drop.

Rekomendasi Spesifikasi PC Arsitek Desain dan Editing

Untuk karena itu kami memiliki 10 rekomendasi laptop yang bagus untuk arsitek di tahun 2020. Langsung saja di simak.

1. Apple Macbook Pro 2019

  • Layar: 15.4-inch (diagonal) LED-backlit display with IPS technology; 2880-by-1800 native resolution
  • Processor: 2.6GHz 6-core Intel Core i7, Turbo Boost up to 4.5GHz, with 12MB shared L3 cache / 2.3GHz 8-core Intel Core i9, Turbo Boost up to 4.8GHz, with 16MB shared L3 cache
  • Graphic Card: Radeon Pro 555X with 4GB of GDDR5 / Radeon Pro 560X with 4GB of GDDR5
  • RAM: 16GB of 2400MHz DDR4
  • Storage: 256GB SSD / 512GB SSD
  • Konektivitas: 802.11ac Wi-Fi wireless networking, IEEE 802.11a/b/g/n compatible, Bluetooth 5.0
  • Port: Four Thunderbolt 3 (USB-C) ports with support for: Charging, DisplayPort | Thunderbolt (up to 40Gb/s) | USB 3.1 Gen 2 (up to 10Gb/s)
  • Baterai: Built-in 83.6-watt-hour lithium-polymer battery

Seri Apple Macbook Pro 2019 merupakan salah satu laptop yang powerful untuk pekerjaan seorang arsitek. Tersedia dalam beberapa model, Anda bisa memilih salah satu yang sesuai dengan budget dan kebutuhan. Salah satu model yang kami rekomendasikan adalah yang versi 15 inci dengan prosesor Intel Core i7. Harganya sendiri berkisar di angka Rp 30 jutaan.

Macbook Pro 15 Inci 2019 telah membawa sejumlah peningkatan dibandingkan dengan generasi sebelumnya, seperti pada kapasitas RAM dan baterai. Pabrikan juga menawarkan konfigurasi mandiri pada dapur pacu laptop ini, sehingga Anda bisa meningkatkan kinerjanya jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Secara keseluruhan, apa yang ditawarkan oleh Apple Macbook Pro 15 Inci 2019 ini tidak begitu jauh berbeda dengan perangkat lain di levelnya. Hanya saja laptop dengan desain yang sangat elegan ini memiliki nilai prestise yang lebih tinggi dibandingkan dengan laptop lain di daftar ini.

2. Dell XPS 15 9570

  • Layar:15.6-inch 4K Ultra HD 3840 x 2160 pixel InfinityEdge Anti-Reflective Touch IPS 100% minimum AdobeRGB 400-Nits display, Silver machined aluminum
  • Processor: Intel Core i7-8750H
  • Graphic Card:Intel UHD Graphics 630, Nvidia GeForce GTX 1050 Ti 4 GB
  • RAM: 16 GB 2666 MHz DDR4
    Storage:512 GB M.2 2280 PCIe SSD
  • Konektivitas: Killer® 1535 802.11ac 2×2 WiFi and Bluetooth, Miracast™ capable
  • Port: 12 USB 3.1 Gen 1 with Power Delivery, 1 Battery gauge button and indicator, 1 AC power, 1 HDMI 2.0, 1 Thunderbolt™ 3 (4 lanes of PCI Express Gen 3) supporting: Power Delivery, Thunderbolt 3 (40Gbps bi-directional), USB 3.1 Gen 2 (10Gbps), Native DisplayPort 1.2 video output, VGA, HDMI, Ethernet and USB-A via Dell Adapter (sold separately), 1 Headset jack
  • Baterai: –

Dell XPS 15 9570 menjadi salah satu HP yang layak dipilih oleh para arsitek. Hal ini karena laptop ini sudah menawarkan layar 15,6 inci dengan resolusi 4K. Resolusi yang tentunya bagus untuk para arsitek dalam membuat rancang bangun di laptop ini.

Selain layarnya yang unggul, laptop ini juga sudah dibekali dengan dapur pacu kelas atas. Dapur pacu yang dimaksud adalah Intel Core i7-8750H dan kartu grafis kelas GTX 1050 Ti. Tidak ketinggalan, laptop ini sudah dibekali RAM 16 GB dan SSD berkapasitas 512 GB.

Dengan dukungan hardware kelas atas tersebut, tidak aneh rasanya menyebut laptop ini sebagai salah satu laptop terbaik yang layak dipilih oleh para arsitek.

3. Asus ZenBook UX553FD

  • Layar: 15.6 LED-backlit FHD (1920 x 1080) anti-glare screen
  • Prosesor: Intel Core i7 8565U Processor 1.8GHz Up to 4.6GHz
  • Graphic Card: Intel UHD Graphics 620 / Nvidia GeForce GTX1050 Max-Q 4GB
  • RAM: 16GB LPDDR3 2133 MHz
  • Storage: 512GB SSD PCle SATA III
  • Konektivitas: Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi Bluetooth® 5.0
  • Port: 1 x USB 3.1 Gen 2 Type-C™ (up to 10Gbps) with display support 1 x USB 3.1 Type-A (up to 10Gbps) 1 x USB 3.0 Type-A (up to 5Gbps) 1 x HDMI 1 x SD card reader
  • Baterai: 73Wh 4-cell lithium-polymer battery Up to 16 hours battery life

ASUS ZenBook UX553FD merupakan laptop kelas atas yang juga layak dipilih oleh para arsitek. Kenapa? Karena laptop ini sudah menawarkan spesifikasi kelas atas yang dibutuhkan oleh para arsitek, semisal hadirnya layar 15,6 inci yang tentunya tergolong lega dan nyaman untuk dipergunakan.

Selain itu, laptop ini juga sudah dibekali hardware kelas atas seperti prosesor Intel Core i7 8565U yang dipadukan dengan Nvidia GeForce GTX1050 Max-Q 4GB, sokongan RAM 16 GB untuk kebutuhan multitasking dan juga SSD 512 GB yang tentunya tergolong besar dan memang dibutuhkan untuk kebutuhan komputasi para arsitek.

Karena menawarkan spesifikasi yang tinggi, jelas laptop ini dianderol dengan harga yang tidak murah, yakni kisaran Rp26 jutaan, harganya lebih murah dibandingkan Dell XPS 15.

4. Microsoft Surface Book 2

  • Layar: 15-inch, 3,240 x 2,160 (260 ppi) PixelSense display
  • Prosesor: 1.9GHz Intel Core i7-8650U (quad-core, 8MB cache, up to 4.2GHz with Turbo Boost)
  • Graphic Card: Nvidia GeForce GTX 1060 (6GB GDDR5 VRAM)
  • RAM: 16 GB LPDDR3 (1866Mhz)
  • Storage: 1 TB PCIe 3.0 SSD
  • Optical Drive:
  • Konektivitas: 802.11ac 2 x 2 MIMO Wi-Fi, Bluetooth 4.1, Xbox Wireless
  • Port: 2 x USB 3.1, 1 x USB 3.1 Type-C, 2 x Surface Connect, SD card reader, 3.5mm audio jack
  • Baterai: 86 Wh Lithium-Polymer, 23 Wh Tablet, 63 Wh Base, Battery runtime (according to manufacturer): 17 h

Microsoft Surface Book 2 merupakan laptop yang cocok digunakan oleh seorang arsitek, terutama untuk Anda yang benar-benar ingin memanfaatkan OS Windows sebagai sistem operasi utamanya, mengingat laptop ini diproduksi oleh Microsoft. Tidak hanya dari sisi kinerja, namun tampilan perangkat ini juga terlihat matching untuk bidang pekerjaan tersebut.

Spesifikasi yang ditawarkan laptop ini sudah sangat lengkap dan memenuhi untuk kebutuhan pekerjaan di bidang arsitek. Layarnya saja hadir dengan resolusi 1240 x 2160 plus teknologi Pixel Sense Display yang memungkinkannya untuk bisa dicopot dengan mudah.

Microsoft Surface Book 2 juga sudah dilengkapi dengan memori yang mumpuni yang mampu menunjang berbagai tugas berat dan modern. Tertarik dengan laptop ini? Hanya saja siapkan dana mencapai Rp40 jutaan mengingat harga laptop ini cukup mahal.

5. HP Pavilion Power – 15-CB530TX

  • Layar:15.6″ diagonal FHD IPS anti-glare WLED-backlit (1920 x 1080)
  • Processor: Intel® Core™ i7-7700HQ (2.8 GHz base frequency, up to 3.8 GHz with Intel® Turbo Boost Technology, 6 MB cache, 4 cores)
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce® GTX 1050 (4 GB GDDR5 dedicated)
    Discrete
  • RAM: 8 GB DDR4-2400 SDRAM (1 x 8 GB)
  • Storage: 1 TB 7200 rpm SATA
  • Konektivitas: Integrated 10/100/1000 GbE LAN Intel® 802.11a/b/g/n/ac (2×2) Wi-Fi® and Bluetooth® 4.2 Combo
  • Port: 1 HDMI; 1 headphone/microphone combo; 1 RJ-45; 1 USB 3.1 Type-C™ Gen 1 (Data Transfer up to 5 Gb/s, DP1.2, HP Sleep and Charge); 3 USB 3.1 Gen 1 (1 HP Sleep and Charge)
  • Baterai: 4-cell, 70 Wh Li-ion

HP Pavilion Power 15 cb530TX adalah laptop pilihan lainnya untuk Anda para arsitek. Laptop ini meski dibekali prosesor Intel generasi ke-7, laptop ini masih tergolong kencang. Hal ini karena laptop ini hadir dengan Intel Core i7-7700HQ yang memang memiliki performa tinggi.

Selain itu, laptop ini juga sudah dibekali kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1050. Kartu grafis ini jelas bisa mendukung pekerjaan para arsitek. Tidak ketinggalan, laptop ini sudah dibekali dengan RAM berkapasitas 8 GB DDR4.

Yang mungkin disayangkan dari laptop ini adalah tidak disertakanya penyimpanan SSD. Namun, laptop ini memungkinkan Anda untuk menambah SSD di laptop ini. Tertarik?

6. MSI Notebook PS42 8RC

  • Layar: 14 inci IPS Full HD
  • Processor: Intel® Core™ i7-8550U Processor (1.80 GHz up to 4.00 GHz, 8M Cache)
  • Graphic Card: Nvidia GeForce GTX1050 4GB
  • RAM: 16 GB DDR4
  • Storage: 512 GB SSD
  • Konektivitas: 802.11 ac Wi-Fi + Bluetooth
  • Baterai: 4 Cell

MSI Notebook PS42 8RC juga bisa menjadi pilihan yang bagus buat para arsitek. Laptop ini hadir dengan layar 14 inci dengan resolusi Full HD yang memanjakan mata. Layarnya jadi terasa luas karena bezelnya dibuat tipis, kurang lebih sekitar 5,7 mm di bagian atas, kiri, dan kanan.

Bagian dalam laptop seharga Rp 20 jutaan ini juga dibuat powerful, berkat dukungan prosesor Intel Core i7-8550U dan kartu grafis handal Nvidia GeForce GTX1050. Hasilnya laptop ini dapat menunjang bidang pekerjaan Anda dengan baik dan lancar. Penggunaan memori yang besar dan lebih canggih juga membuat kinerjanya lebih cepat dan handal.

Dengan body yang tipis (hanya 15.9 mm) dan bobot yang ringan (sekitar 1,19 kg), MSI Notebook PS42 8RC cocok untuk Anda yang memiliki mobilitas yang tinggi di luar ruangan. Tertarik?

7. Acer Swift 3 SF315-41-R8HZ

  • Layar: 15.6″IPS FHD LED Display1920×1080 piksel
  • Processor: AMD RYZEN 7 Quad Core 2700U 2.2GHz up to 3.8GHz (4MB Cache), 8 Threads
  • Graphic Card: AMD Radeon RX VEGA 10 CUs (DDR4 Shared Graphics Memory)
  • RAM: 8 GB 2400 MHz DDR4
  • Storage:128GB SSD + 1TB HDD
  • Konektivitas:Wifi 802.11ac Bluetooth v4.0
  • Port: 1x USB2.0, 2x USB3.0, 1x USB3.1 Type
  • Baterai: 4 cells 3220mAh

Berbeda dengan laptop lainnya di daftar ini, Acer Swift 3 SF315-41-R8HZ tidak menawarkan prosesor Intel Core i7 dan Nvidia. Laptop ini justru diotaki dengan AMD Ryzen R7 2700U yang kemampuannya bahkan bisa menandingi beberapa prosesor kelas atas Intel.

Selain itu, laptop ini juga ringkas karena tidak dilengkapi dengan kartu grafis terpisah. Untuk mengolah grafis, laptop ini memanfaatkan kemampuan pengolah grafis terintegrasi AMD Radeon RX VEGA 10 yang kemampuannya malah bagus dan optimal dalam mendukung kinerja prosesor.

Karena tidak adanya kartu grafis tambahan, jelas hal ini berpengaruh pada daya tahan baterai laptop ini yang lebih awet. Tertarik dengan laptop ini? Anda yang membutuhkan laptop untuk mendukung kerja arsitektur dan mau coba kemampuan AMD Ryzen, sebaiknya pilih laptop ini.

8. Asus Vivobook Pro F560UD

  • Layar: 15.6″ (16:9) LED-backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC
  • Processor: Intel® Core™ i5 8250U Processor 1.6 GHz (6 M Cache, up to 3.4 GHz)
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce® GTX 1050 , with 4GB GDDR5 VRAM
  • RAM: 4 GB DDR4 2400MHz SDRAM, 2 x SO-DIMM socket , up to 16 GB SDRAM
  • Storage: 1 TB 5400 rpm SATA HDD
  • Konektivitas: Integrated Wi-Fi 5 (802.11 ac), Integrated Wi-Fi 4 (802.11 b/g/n), Bluetooth® 4.0
  • Port: 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x USB 3.0 port(s), 2 x USB 2.0 port(s), 1 x HDMI, Mendukung HDMI 1.4, 1 x micro SD card
  • Baterai: 3 -Cell 36 Wh Battery

Asus Vivobook Pro F560UD hadir sebagai laptop layar 15,6 inch dengan resolusi Full HD. Meskipun masih mengandalkan panel berjenis TN, namun tampilan yang disajikan terlihat cukup nyaman dipandang dengan sudut pandang yang terasa lebih luas.

Di bagian dapur pacu, Asus Vivobook Pro F560UD hadir dengan prosesor kelas menengah dengan RAM 4 GB. Meskipun demikian, laptop ini masih dapat diandalkan dengan baik untuk melakukan tugas-tugas menengah ke atas. Untuk sekedar bermain game kasual, Asus Vivobook Pro F560UD juga masih menjadi teman yang baik untuk melakukannya.

Laptop Asus Vivobook Pro F560UD merupakan salah satu pilihan yang terjangkau yang cocok untuk para arsitek. Dengan budget di bawah Rp 10 jutaan, Anda sudah bisa membawa pulang produk ini. Jika berniat membelinya, Anda bisa langsung menuju ke Bukalapak via link ini.

9. HP Envy X360 13-ar0009AU

  • Layar: 13.3″ FHD IPS
  • Processor: AMD Ryzen™ 7 3700U with Radeon™ Vega 10 Graphics (2.3 GHz base clock, up to 4 GHz max boost clock, 6 MB cache, 4 cores)
  • Graphic Card: AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics
  • RAM: 16 GB DDR4-2400 SDRAM (onboard)
  • Storage: 512 GB PCIe® NVMe™ M.2 SSD
  • Konektivitas: 802.11ac (2×2) Wi-Fi® and Bluetooth® 4.2 combo
  • Port: 1 USB 3.1 Gen 1 Type-C™ (5 Gb/s signaling rate, Power Delivery 3.0, DisplayPort™ 1.4, HP Sleep and Charge); 1 USB 3.1 Gen 1 Type-A (HP Sleep and Charge); 1 USB 3.1 Gen 1 Type-A (Data Transfer Only); 1 headphone/microphone combo
  • Baterai: 4-cell, 53 Wh Li-ion polymer

Laptop yang juga bisa berfungsi sebagai tablet ini juga merupakan pilihan yang bagus dan berkualitas untuk para arsitek. Dengan body yang ramping dan bobot yang ringan, Anda dapat dengan mudah membawa perangkat ini ke mana pun Anda pergi. Dengan demikian, bekerja di luar maupun di dalam ruangan dapat dilakukan dengan nyaman.

Dengan harga sekitar Rp 17 jutaan, laptop ini datang dengan spesifikasi kelas atas yang dapat diandalkan, baik untuk pekerjaan maupun hiburan. Layar sentuh FHD-nya yang menggunakan panel IPS terasa memanjakan mata. Tidak hanya itu, agar tetap aman saat digunakan, layar tersebut juga sudah dilapisi kaca Gorilla Glass.

Dapur pacunya juga tergolong powerful, apalagi ditunjang dengan memori yang besar dan berkualitas. Secara keseluruhan, HP Envy X360 13-ar0009AU cocok untuk arsitek dengan mobilitas yang tinggi.

10. Asus F507ZD

  • Layar: 15.6″ (16:9) LED-backlit FHD (1920×1080) Anti-Glare 60Hz Panel with 45% NTSC With ASUS Splendid
  • Prosesor: AMD® Ryzen™ 7 2700U / AMD® Ryzen™ 5 2500U
  • Graphic Card: NVIDIA® GeForce® GTX 1050 , with 4GB GDDR5 VRAM, AMD Radeon™ RX Vega 10 Graphics, AMD Radeon™ Vega 8 Graphics
  • RAM: 8 GB DDR4 2400MHz SDRAM
  • Storage: 1 TB 5400 rpm SATA HDD, 256 GB SATA 3.0 M.2 SSD
  • Konektivitas: Integrated 802.11ac (2×2) (On selected models), 10/100/1000 Base T, Bluetooth® 4.1
  • Port: 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x Type-C USB 3.0 (USB 3.1 Gen 1), 1 x USB 3.0 port(s) Type A, 2 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN jack for LAN insert, 1 x HDMI, Mendukung HDMI 1.4, 1 x Fingerprint reader (Optional), 1 x AC adapter plug, 1 x micro SD card
  • Baterai: 3 -Cell 48 Wh Battery

Asus F507ZD adalah pilihan lain yang cocok untuk para arsitek. Laptop ini menawarkan spesifikasi yang terbilang tinggi. Layarnya juga luas, yakni 15,6 inch dengan resolusi Full HD. Di bagian ruang penyimpanan, sudah tersemat HDD 1 TB dan SDD 256 GB. Dengan demikian, laptop ini dapat diandalkan dengan baik saat harus multitasking.

Laptop ini dibekali dengan prosesor yang cukup powerful dan grafis tingkat gaming yang handal. Dengan dukungan RAM 8 GB yang bisa ditingkatkan hingga 16 GB, Asus F507ZD pastinya siap menunjang berbagai pekerjaan menengah ke atas dengan baik.

Tampilan Asus F507ZD juga cukup kompak dan stylish, tipikal laptop-laptop di kelas premium. Dengan harga jual di antara Rp 9-11 jutaan, Asus F507ZD adalah salah satu pilihan yang bagus di kelasnya. Tertarik?

Adakah laptop yang cocok dengan Anda di antara 10 laptop untuk arsitek tersebut? Jika Anda butuh lebih dari sekadar kerja, Anda bisa melirik laptop untuk gaming terbaik karena spesifikasinya yang tinggi tentunya juga bisa diandalkan. Terlebih jika Anda adalah arsitek yang memang juga hobi main game.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *